Posted by
ragerisanayrus,
Published on
06 Desember 2009
Komodo National Park yang terletak di antara Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat ini adalah kawasan konservasi dengan tujuan utama melindungi binatang komodo dan habitatnya. Taman Nasional ini meliputi 3 pulau besar (Komodo, Rinca, dan Padar), juga pulau-pulau kecil lainnya termasuk lautan yang luasnya mencapai 1817 km2. As the last remaining habitat of world’s largest lizard, kita bisa melihat keunikan komodo dan keindahan pemandangannya yang alami.

Untuk melihat biawak komodo dari dekat, pergilah ke Loh Liang, Pulau Komodo yang memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan dari Pelabuhan Pelni di Labuan Bajo dengan kapal boat. Di pulau ini sendiri sudah tersedia jalur trekking yang memudahkan perjalanan. Selain itu, semua pengunjung tetap harus ditemani guide/ranger supaya perjalanannya jadi lebih aman. Soalnya komodo termasuk hewan karnivora yang juga bisa menyerang mangsanya secara tiba-tiba. Mangsanya amat bervariasi, mulai dari serangga, burung, kambing, rusa, kuda, kerbau, reptil lain (termasuk komodo lain), dan manusia. Tapi karena metabolismenya yang lamban, komodo besar dapat bertahan dengan hanya makan 12 kali setahun atau kira-kira sekali sebulan. Kabarnya, fakta inilah yang membuat komodo menjadi makhluk purba yang selamat dari proses seleksi alam dari jaman dinosaurus.

Selain ke Pulau Komodo, kamu juga wajib mengunjungi Pulau Rinca yang hanya memerlukan 1 jam perjalanan dari Labuan Bajo. Uniknya, biawak komodo di Pulau Rinca (278 km2) punya ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan di Pulau Komodo. Ternyata ini ada kaitannya sama ukuran pulau-nya yang lebih kecil dibandingkan Pulau Komodo (393,4 km2). FYI, Pulau Rinca has amazing scenery that makes you gasp while seeing it. Padang rumput kering terbuka, sabana, dan hutan tropis-nya kayak berada di film Jurrassic Park.




However, there is much more to Komodo National Park than the dragons. Karena lokasinya yang merupakan kepulauan, ada banyak pantai dan laut biru yang bersih. Salah satunya adalah Pantai Sabolo yang pasirnya putih dan lautnya biru banget. Selain itu, ada Pink Beach, one of the famous tourist destinations featured by the beautiful sandy beach and amazing underwater life. Dinamakan Pink Beach atau Pantai Merah karena pasir pantainya bercampur sama pecahan koral dan cangkang mutiara yang warnanya pink dan merah. This beach is also the perfect place for snorkeling and diving, karena biota lautnya yang banyak dan beragam dan bisa dilihat walau dari tempat yang dangkal sekalipun. And don’t forget the stunning panorama surrounding area; it’s perfect for your vacations.






Pengalaman ini bikin aku ingin kembali ke sana, ke Pulau Komodo. Ada yang mau ikut?
